Manusia
adalah makhluk yang sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya. Bangunan
manusia terbagi dua, yaitu :
-Jasmani yang meliputi : tulang, daging,
dan kulit.
-Rohani yang meliputi : qolbu (hati),
akal, dan nafsu. Nafsu dibedakan menjadi dua, yaitu nafsu amarah : tidak bisa
dikendalikan dan nafsu mutmainnah : bisa dikendalikan.
Hidup
manusia dipenuhi oleh keinginan (naluri). Manusia dapat mengembangkan hajat
hidupnya (kebutuhannya) melebihi binatang dengan tujuan hidup bahagia, aman,
dan sejahtera.
Kejadian
hidup manusia modern sekarang ini :
-Dengan akal dan nafsu menusia berusaha
mencapai tujuan-tujuan hidupnya, akibatnya melahirkan berbagai isme (paham)
dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya.
-Akibat berbagai isme (paham), lahirlah
paham kapitalisme, individualism, egoisme (mementingkan diri sendiri), dan
edolisme (mengharamkan imbalan).
-Kemajuan IPTEK yang gersang dengan nilai
agama menjadi kenyataan sekarang ini yang menimbulkan bencana, seperti bencana kehormatan,
harta dan jiwa (Q.S Ar-Rumm Ayat 41).
Manusia
memerlukan agama agama karena :
a.Manusia
adalah makhluk rohani.
b.Manusia
makhluk yang bertuhan.
c.Manusia
memahami hajat hidupnya (di dunia dan di akhirat).
d.Nilai
kehidupan manusia yang paling berkualitas dibandingkan dengan makhluk yang lain.
e.Manusia
mendapatkan kesempurnaan hidup.
f.Hidup
manusia harus dipertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT.
“Hai
orang-orang yang beriman, apabila salah
seorang kamu menghadapi kamatian, sedang dia akan berwasiat,
maka hendaklah (wasiat itu) disaksikan oleh dua orang yang adil di antara kamu
atau dua orang yang berlainan agama dengan kamu[1],
jika kamu dalam perjalanan di muka bumi lalu kamu ditimpa bahaya kematian”
(QS al-Maidah : 106)
Terdapat
juga hadis-hadis yang menganjurkan seseorang itu membuat wasiat. Dalam sebuah
hadis yang diriwayatkan oleh Ibn Umar bahwa Rasulullah saw bersabda yang
bermaksud:
“Seseorang
Muslim yang mempunyai sesuatu yang boleh diwasiatkan tidak sepatutnya tidur dua
malam berturut-turut melainkan dia menulis wasiat disisinya.” (Muttafaqun
’alaih: Fathul Bari V: 355 no: 2738, Muslim III: 1249 no: 1627, ’Aunul Ma’bud
VIII: 63 no: 2845, Tirmidzi II: 224 no: 981, Ibnu Majah II: 901 no: 2699 dan
Nasa’i VI: 238).
Hadis ini
menyebut kalimah 'tidak sepatutnya' menunjukkan bahawa langkah persediaan perlu
diambil oleh setiap seorang Muslim dengan menulis wasiatnya kerana dia tidak
mengetahui bila ajalnya akan tiba. Kemungkinan kelalaiannya akan mengakibatkan
segala hajatnya tergendala dan tidak terlaksana.
Dalam
hadis lain, Rasulullah saw bersabda yang bermaksud:
“Orang yang
malang ialah orang yang tidak sempat berwasiat”.(HR Ibnu Majah)
Dalam hadis
yang lain, Rasulullah saw bersabda yang bermaksud:
"Barang
siapa mati dengan melakukan wasiat, maka matinya adalah pada jalan Ilahi dan
menurut Sunnah, mati dalam keadaan bertakwa dan (mengucapkan) Syahadah, mati
dengan mendapat ampunan." (HR Ibn Majah).
~ (2400000SM-599SM)
à Astronomi: kalender mesir, jam matahari, prediksi gerhana, jam matahari,
catalog bintang. Teknologi: peleburan logam, pembuatan roda, pyramid, standar
berat, pengukuran, mata uang.
~ (600SM-530M) à
Astronomi: pengamatan gerak benda langit, jarak, dan ukuran benda langit. Sains
fisik: hipotesis Democritus, katrol, hukum hidrostatika.
~(530M-1450M)
à
Astronomi: Almagest (Pltolomeus). Sains fisik: gerak benda (Aristoteles),
magnet, optic, ilmu kimia.
~ (1450M-1550M)
à
Astronomi: Heliosentris (Copernicus).
Ø Periode Kedua (1550M-1800M)
Mulai dikembangkan
metode penelitian Penemuan:
~ Teori gerak
planet, hukum gerak (Newton), persamaan Bernoulli, teori kinetic gas, vibrasi
transversal dari batang, kekekalan momentum sudut, persamaan Lagrange,
thermometer, asas Black, calorimeter, aberasi dan pengukuran kelajuan cahaya,
klasifikasi konduktor dan non konduktor, penemuan elektroskop, pengembangan
teori arus listrik.
Ø Periode Ketiga (1800M-1890M)
Dasar fisika klasik.
Penemuan:
~Persamaan Hamiltonian,
persamaan gerak benda tegar, teori elastisitas, hidrodinamika, hukum
Termodinamika, teori kinetic gas, hukum Ohm, hukum Faraday, teori Maxwell,
teori gelombang cahaya, prinsip interferensi, difraksi, dll.
Ø Periode Keempat (1890M-sekarang)
Dasar fisika modern.
Penemuan:
~ Teori relativitas
(Einstein), teori kuantum (Planc dan Bohr yang kemudian dikembangkan
Schrodinger, Pauli, Heissenberg, dll)
2.Boer Jacob (1968M)
Ø Periode 1 (zaman purba-1500M)
~
Belum adanya eksperimen yang sistematis.
~
Hasil perkembangan pengetahuan fisika kurang memuaskan.
~
Sifatnya spekulasi dan metafisik.
~
Eksperimen tidak sistematis dan jauh dari ketelitian.
Ø Periode 2 (1550M-1800M)
~
Perkembangan fisika berdasarkan eksperimen.
~
Tokoh yang berperan: Galileo, Newton, Huygens, Boyle, dll.
~
Prinsip yang berkembang: “Ilmu dapat dikembangkan dan dimajukan sesuai
dengan teorinya yang berdasarkan eksperimen, diterima atau ditolak apabila teori
sesuai atau berlawanan dengan eksperimen yang diperlukan untuk menguji teori
tersebut.”
Ø Periode 3 (1800M-1890M)
~
Berkembangnya fisika klasik.
~ Penelitian
dialihkan untuk memperbaiki validitas alat ukur dan pengukuran.
~
Tokoh yang berperan: Count Rumfort, Joule, Young, Faraday, dll.
~
Banyak teknologi hasil fisika dipakai dalam kegiatan industry.
Ø Periode 4 (1887M-1925M)
~
Teori klasik semi modern, teori kuantum masih terkait fisika klasik.
~
Adanya fenomena mikroskopik.
~
Ditemukan efek fotolistrik (1887), sinar-X (1895), radioaktivitas (1896),
electron (1900).
Ø Periode 5 (1925M-sekarang)
~
Fenomena mikroskopis revolusioner, dibuat teori baru yang tidak terkait fisika
klasik.
~
Tokoh yang berperan: de Broglie, Heissenbergh, Schrodinger, Davisson, Gerner,
Thompson, Dirac, Tomonaga, dll.
~
Ditemukan prinsip mekanika matriks (Heissenberg), mekanika gelombang
(Schrodinger), mekanika gabungan keduanya (Dirac-Tomonaga).
Periodisasi Perkembangan Ilmu Pengetahuan
Ø Zaman Pra-Yunani
Kuno
Ø Zaman Yunani
Kuno
Ø Zaman Romawi
Ø Zaman
Pertengahan
Ø Zaman Renaisance
Ø Zaman Modern
Ø Zaman
Kontemporer
Bukti adanya teknologi pada zaman pra
sejarah:
Ø Baterai
elektrik (Baghdad) yang berusia 2000 tahun.
Ø Sebuah Kuil (New
Delhi, India) dengan pilar yang sangat kuat.
Ø Kuburan manusia
yang berusia 40.000 tahun dengan bekas tembakan peluru.
Ø Sebuah model
pesawat kecil yang terbuat dari emas (Amerika Tengah)
Ø Ratusan artifak
dan gambaran kuno yang menunjukkan adanya teknologi modern pada zaman dahulu.
ØPersamaan Periode Sejarah Fisika
Menurut Richtmeyer
dan Boer Jacob Periode 1 sampai dengan 3 mempunyai
kesamaan paradigma berfikir yang dijabarkan dalam penjelasan dibawah: - Periode 1 (… sd 1550 M)ü
Dari periode zaman purba sampai dengan 1500 M mempunyai kesamaan paradigma
yaitu sifatnya tidak sistematis dan jauh dari ketelitian, spekulatif dan
metafisik. Pengetahuan yang telah dibangun mencangkup astronomi yang
dihubungkan dengan astrologi, matematika, teknologi sederhana. -Periode 2 (1550M-1800M)ü
Dimulai ketika galileo sebagai pencetus metode ilmiah dimana ilmu dikembangkan
berdasarkan pengamatan dan percobaan. Pengembangan sains dititikberatkan pada
teori baru gerak planet oleh Newton yang meneruskan kerja Galileo terutama
dalam bidang mekanika menghasilkan hukum-hukum gerak yang sampai sekarang masih
dipakai, Fisika Panas, Gelombang Cahaya, dan Kelistrikan. -Periode 3 (1800M – 1890M)ü
Dimulai dari tahun 1800an sampai 1890an. Kesamaan menurut keduanya bahwa pada
periode ini diformulasikan konsep-konsep fisika yang mendasar yang sekarang
kita kenal dengan sebutan Fisika Klasik. Dalam periode ini Fisika berkembang
dengan pesat terutama dalam mendapatkan formulasi-formulasi umum dalam
Mekanika, Fisika Panas, Listrik-Magnet dan Gelombang, yang masih terpakai
sampai saat ini.
Perbedaan Periode Sejarah Fisika Menurut Richtmeyer dan Boer
Jacob Jacob menjelaskan di periode
tahun 1890 sd sekarang dibagi ke dalam 2 periode lagi yaitu 1890M sd 1925M
kemudian 1925M sd sekarang. Dia membagi periode tersebut menjadi dua bagian
karena 1. Fenomena fisika modern yang
berkembang masih terikat dengan fisika klasik. 2. Perkembangan fisika modern di
zaman ini kurang begitu pesat pada saat ini. Richtmeyr tidak membagi kedalam 2
periode dalam perkembangan tersebut karena dinilai keduanya sudah termasuk
kedalam era fisika modern. Disisi lain penjelasan Richtmeyer
berdasarkan buku Introduction to Modern Physics, pada periode awal (… sd
1550M), justru dia membagi nya kedalam 4 sub periode:
• 2400000 SM - 599 SM: Di bidang astronomi sudah dihasilkan Kalender Mesir
• 600 SM – 530 M: Perkembangan ilmu dan teknologi sangat terkait dengan
perkembangan matematika.
• 530 M – 1450 M: Mundurnya tradisi sains di Eropa dan pesatnya perkembangan
sains di Timur Tengah.
• 1450 M- 1550: Ada publikasi teori heliosentris dari Copernicus yang menjadi
titik penting dalam revolusi saintifik.